Transformation is not something we do to our clients. Rather, it is a shared journey - a challenging and ambitious venture with a mutual goal: dramatic improvements in financial and operating performance

Perlu bantuan kami untuk membuka atau memperbaiki performa restoran anda?
Silahkan hubungi kami via email hostplus45@yahoo.com atau hostformail@gmail.com

Apa Itu Franchise?


Franchise atau waralaba adalah suatu bentuk kerja sama dimana pemberi waralaba (franchisor) member ijin kepada penerima waralaba (franchisee) untuk menggunakan hak intelektualnya, seperti nama, merek dagang produk dan jasa, dan sistem operasi usahanya. Sebagai timbal baliknya, penerima waralaba membayar suatu jumlah yang seperti franchise dan royalty fee atau lainnya. (PP No 16 tahun 1997 tgl 16 Juni 1997).

Berikut pengertian dari beberapa istilah yang kerap digunakan dalam dunia waralaba:
  • Franchisor (Pemberi Waralaba): badan usaha atau perorangan yang memberikan hak kepada pihak lain (franchisee) untuk memanfaatkan segala ciri khas usaha dan segala kekayaan intelektual seperti nama, merek dagang, dan sistem usaha yang dimilikinya.
  • Franchisee (Penerima Waralaba): badan usaha atau perorangan yang diberikan atau menerima hak untuk memanfaatkan dan menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau ciri khas usaha yang dimiliki oleh franchisor.
  • Master Franchisee: franchisee yang diberi hak oleh franchisor untuk memberikan hak lanjutan kepada franchisee lainnya pada suatu area tertentu, dan atau membuka sendiri unit-unit franchisee lanjutan tersebut pada daerah tertentu
  • Franchise Fee: kontribusi fee dari franchisee kepada franchisor sebagi imbalan atas pemberian hak pemanfaatan dan penggunaan hak intelektual yang dimiliki oleh franchisor dalam kurun waktu tertentu. Kerap franchise fee ini disebut one-time fee karena hanya dibayarkan untuk satu kali bentuk hak yang diterima.
  • Royalty Fee: kontribusi fee dari operasional usaha franchisee yang dibayarkan kepada franchisor secara periodik, biasanya secara bulanan. Lazimnya, royalti fee berupa persentase tertentu dari besarnya omzet penjualan franchisee.

Perlu bantuan kami untuk buka restoran atau memperbaiki performa restoran anda?
Silahkan hubungi kami via email hostplus45@yahoo.com atau hostformail@gmail.com

14 Prinsip Manajemen (Henry Fayol)

  1. Pembagian Pekerjaan (division of work). Suatu pembagian pekerjaan atau tugas yang mengarah pada pertumbuhan spesialisasi di segenap bidang yang diperlukan untuk mencapai efisiensi dan efektifitas penggunaan tenaga kerja.
  2. Kewenangan dan Tanggung Jawab (authority and responsibility). Prinsip perlunya keseimbangan harmonis antara wewenang dan tanggung jawab dimana keduanya tak dapat dipisahkan.
  3. Disiplin (discipline). Suasana tertib dan teratur, di mana orang yang berada dalam organisasi tunduk, patuh dan taat pada norma atau ketentuan yang ada tanpa unsure paksaan.
  4. Kesatuan Komando (unity of command). Segenap anggota organisasi hanya menerima perintah dan melaporkan pelaksanaan perintah atau hasil pekerjaan serta mempertanggungjawabkannya kepada seorang pemimpin.
  5. Kesatuan Arah (unity of direction). Setiap kelompok yang melakukan kegiatan bertujuan sama harus memiliki seorang pemimpin dan memiliki satu rencana.
  6. Kepentingan Individu Harus Tunduk Pada Kepentingan Umum (subordination of individual interest to general interest). Kepentingan umum ditempatkan dia atas segala kepentingan, baik kelompok maupun pribadi.
  7. Gaji (remuneration of personel). Sistem dan metode penggajian bersifat adil dan memberikan kepuasan maksimal bagi buruh dan majikan.
  8. Pemusatan Wewenang (centralization). Adanya pemusatan kekuasaan dalam kelompok tunggal dan kepemimpinanya diserahkan pada satu orang pemimpin agar anggota atau pegawai tidak dibingungkan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dibebankan.

Strategi Pemasaran Restoran

Identifikasi pangsa pasar dan kebutuhannya merupakan langkah awal dalam menyusun strategi pemasaran. Berikutnya menyusun rencana kegiatan untuk memenuhi kebutuhan tersebut serta kemudian merealisasikan rencana tersebut dengan mengerahkan segenap faktor yang berada dalam jangkauan pengelola. Faktor- faktor yang dikenal dengan formula 4P's, yaitu Products, Promotion, Place, dan Price.

Salah satu cara yang cukup strategis untuk mengidentifikasi pangsa pasar sasaran diantaranya dengan melakukan riset terhadap kebutuhan, keinginan, dan harapan calon pelanggan potensial. Analisis trading area yang meliputi variabel geografis, demografis, psikografis, dan behavioral, akan dapat memberikan gambaran peluang dan hambatan bagi rujukan strategi yang akan dilakukan.

Products. Tidak hanya makanan, melainkan termasuk di dalamnya suasana lingkungan restoran yang meliputi kenyamanan, keindahan, kebersihan, dan kesehatan serta pelayanan yang diberikan.
Promotion. Di samping advertensi dan teknik penjualan, juga termasuk kreasi dalam menciptakan image dan identitas perusahaan, juga elemen-elemen pengembangan produk.
Place. Meskipun tidak berarti menentukan, namun merupakan faktor penunjang dan mempengaruhi keberhasilan bisnis restoran. Lokasi yang mampu menarik masyarakat untuk datang merupakan lokasi strategis bagi usaha restoran.
Price. Meskipun pendekatan ini jarang digunakan dalam bisnis restoran mengingat elastisitas permintaan produk, namun menjadi sangat strategis dalam pemasaran produk dengan penyesuaian terhadap faktor lingkungan secara maikro maupun makro.

Perlu bantuan kami untuk buka restoran atau memperbaiki performa restoran anda?
Silahkan hubungi kami via email hostplus45@yahoo.com atau hostformail@gmail.com
Loading...

Popular Posts



our role is not over until you realize the desired business results